Skip to main content

Balancing Ban Mobil: Prosedur, Alat, & Apa yang Harus Dicek

Balancing Ban Mobil: Prosedur, Alat, & Apa yang Harus Dicek

Oleh: Tim Ahli Bengkel Sinar Bahagia

Pernahkah Anda merasakan getaran aneh pada setir saat memacu kendaraan di kecepatan tinggi? Jika iya, itu adalah sinyal kuat bahwa ban mobil Anda memerlukan perawatan balancing. Menjaga keseimbangan roda bukan hanya soal kenyamanan, tapi juga tentang keamanan dan memperpanjang usia pakai komponen kaki-kaki mobil.

Di Bengkel Sinar Bahagia, kami selalu menekankan bahwa ban adalah satu-satunya titik kontak kendaraan dengan aspal. Oleh karena itu, memastikan distribusi berat yang merata pada setiap roda adalah hal yang wajib dilakukan secara rutin.

Pengertian Balancing Ban Mobil

Balancing ban mobil adalah proses menyeimbangkan berat pada roda dan ban agar berputar secara merata tanpa menimbulkan getaran. Seiring pemakaian, distribusi berat pada ban bisa berubah akibat ausnya karet atau benturan di jalan.

Proses ini dilakukan dengan menambahkan bobot penyeimbang (timah) pada bagian velg yang dianggap lebih ringan berdasarkan hasil deteksi mesin.

Prosedur Balancing Ban di Bengkel

Prosedur ini harus dilakukan oleh teknisi berpengalaman menggunakan mesin khusus agar akurasinya terjamin. Berikut adalah tahapan standarnya:

1. Pelepasan Ban

Roda dilepaskan dari poros kendaraan satu per satu. Sebelum masuk ke mesin, teknisi akan membersihkan kerikil yang terselip di alur ban dan memastikan tekanan angin sesuai dengan spesifikasi pabrikan.

2. Proses Penyeimbangan (Spinning)

Roda dipasang pada mesin wheel balancer yang akan memutar ban dalam kecepatan tertentu. Mesin sensorik akan mendeteksi titik mana yang memiliki berat tidak seimbang. Setelah data muncul, teknisi akan menempelkan timah pemberat (balance weight) pada titik yang diminta oleh mesin.

3. Pemasangan Kembali

Setelah mesin menunjukkan angka "0" atau seimbang (OK), roda dipasang kembali ke mobil. Teknisi akan memastikan baut roda dikencangkan dengan kunci torsi agar posisi roda benar-benar presisi pada hubnya.

Alat Balancing Ban Mobil

Untuk mendapatkan hasil yang akurat, bengkel profesional menggunakan perangkat modern:

  • Mesin Wheel Balancer: Alat utama yang menggunakan sensor komputer untuk mengukur ketidakseimbangan statis dan dinamis.
  • Timah Balance (Weight): Ada dua jenis, yaitu timah tempel (untuk velg racing) dan timah jepit (untuk velg standar/kaleng).
  • Pliers (Tang Khusus): Digunakan untuk melepas dan memasang timah penyeimbang pada velg.

Komponen yang Wajib Dicek Saat Balancing

Sambil melakukan balancing, sangat disarankan untuk memeriksa komponen berikut agar performa mobil tetap prima:

  • Kondisi Permukaan Ban: Cek apakah ada keausan yang tidak rata (botak sebelah) yang biasanya menandakan perlunya spooring.
  • Velg Mobil: Pastikan velg tidak peang atau retak, karena velg yang rusak tidak akan bisa diseimbangkan secara sempurna meskipun ditambah timah.
  • Shockbreaker: Keausan ban yang tidak rata seringkali berawal dari lemahnya sistem peredam kejut.
  • Bearing Roda: Bunyi berdengung saat jalan bisa jadi tanda bearing sudah aus, bukan sekadar ban yang tidak balance.

Melakukan balancing secara berkala (setiap 10.000 km) akan membuat perjalanan Anda jauh lebih tenang dan stabil.

Ingin Berkonsultasi Mengenai Kaki-kaki Mobil?
Kunjungi halaman utama Bengkel Sinar Bahagia untuk mendapatkan jadwal servis rutin dan tips perawatan kendaraan lainnya.

Comments

Popular posts from this blog

Spooring Balancing Untuk Apa? Penjelasan Untuk Pemilik Mobil Baru

Spooring Balancing Untuk Apa? Penjelasan Untuk Pemilik Mobil Baru Gambar hanya ilustrasi dibuat dengan AI Banyak pemilik mobil baru merasa bahwa karena kendaraan mereka masih "gres" dari dealer, maka semua komponennya sudah berada dalam kondisi sempurna. Faktanya, perjalanan dari pabrik menuju gudang dealer hingga sampai ke garasi Anda melibatkan proses transportasi yang bisa saja sedikit mengubah keselarasan roda. Memahami spooring balancing untuk apa sejak awal akan membantu Anda menghindari pengeluaran besar di masa depan. Bengkel Sinar Bahagia merangkum alasan mengapa mobil harian Anda membutuhkan perhatian khusus pada bagian roda ini. Fungsi Spooring Balancing pada Mobil Harian Bagi mobil harian yang sering melintasi kemacetan maupun kecepatan tinggi di jalan tol, spooring balancing memiliki peran krusial: Menyempurnakan Sudut Roda (Spo...

Kapan Waktu Terbaik Spooring dan Balancing Mobil? Jangan Sampai Terlambat

Kapan Waktu Terbaik Spooring dan Balancing Mobil? Kapan Waktu Terbaik Spooring dan Balancing Mobil? Banyak pemilik mobil bertanya, kapan waktu terbaik melakukan spooring dan balancing? Sebagian menganggap perawatan ini hanya perlu dilakukan jika muncul masalah, padahal kenyataannya spooring dan balancing sebaiknya dilakukan secara berkala untuk menjaga performa kendaraan. Jika dilakukan pada waktu yang tepat, spooring dan balancing dapat memperpanjang umur ban, menjaga kestabilan setir, serta meningkatkan keselamatan berkendara. Mengenal Spooring dan Balancing Mobil Spooring adalah proses pengaturan sudut roda agar kembali lurus dan sejajar sesuai standar pabrikan. Sementara itu, balancing bertujuan menyeimbangkan putaran ban dan velg agar roda berputar halus tanpa getaran. Kedua perawatan ini saling melengkapi dan hampir selalu disarankan dilakukan bersamaan. Waktu Terbaik Melakukan Spooring dan Balancing 1. Setiap 10.000 Kilometer Secara um...

Penyebab Mesin Mobil Tidak Stabil Saat Idle

Penyebab Mesin Mobil Tidak Stabil Saat Idle Penyebab Mesin Mobil Tidak Stabil Saat Idle Mesin mobil yang tidak stabil saat idle atau RPM naik turun sering membuat pengemudi khawatir. Kondisi ini biasanya terasa saat mesin hidup dalam posisi diam, misalnya ketika berhenti di lampu merah atau saat mesin baru dinyalakan. Jika dibiarkan, idle mesin yang tidak normal dapat menyebabkan konsumsi bahan bakar boros, mesin brebet, hingga risiko mogok mendadak. Apa yang Dimaksud Idle Mesin? Idle adalah kondisi ketika mesin hidup tanpa diinjak pedal gas. Pada kondisi normal, putaran mesin berada di kisaran 700–900 RPM tergantung jenis mobil. Jika RPM naik turun atau mesin bergetar saat diam, berarti ada komponen yang tidak bekerja optimal. Penyebab Mesin Mobil Tidak Stabil Saat Idle 1. Throttle Body Kotor Throttle body berfungsi mengatur jumlah udara yang masuk ke mesin. Penumpukan karbon dan kotoran membuat aliran udara terganggu sehingga putaran idle menjadi...